Upaya meningkatkan Kualitas dan Profesionalitas

2019


Strategi dasar mengajar adalah pendekatan pokok yang harus diperhatikan oleh guru. Dengan mengetahui strategi dasar berarti mengetahui hal-hal minimal yang harus dikuasai oleh guru maupun calon guru sebelum melaksanakan tugas mengajar.

Mengajar merupakan salah satu tugas pokok profesi guru yang bersifat komplek. Kompleksitas mengajar terlihat dari awal guru mengajar sampai proses penilaian. Guru perlu membuat sebuah perencanaan tertulis dan tak tertulis. Perencanaan tertulis ini dikenal dengan istilah perangkat pembelajaran. Ada rumusan tujuan, tahapan pembelajaran, strategi dan metode, serta evaluasi.

Persiapan tak tertulis antara lain persiapan mental guru untuk menghadapi siswa sesuai dengan karakter masing-masing dalam ruang kelas. Selain itu, persiapan tak tertulis yang tak kalah pentingnya adalah penguasaan materi pelajaran. Proses mengajar akan terkendala jika guru kurang menguasai bahan pelajaran yang akan diajarkan kepada siswa.

Mengajar merupakan aktivitas guru untuk memaksimalkan proses belajar siswa. Hal ini syarat mutlak yang harus dikuasai adalah bagaimana merangsang keaktifan seluruh aktivitas fisik dan psikis siswa. Guru perlu menggunakan berbagai metode secara bervariasi. Metode seperti akan dapat mengurangi kebosanan siswa dalam belajar. Hal ini disebabkan adanya variasi aktivitas anggota fisik dengan psikis siswa.

Berdasarkan penjelasan di atas, ada beberapa hal pokok yang perlu mendapat perhatian guru dalam mengajar.

1.Pembelajaran melibatkan aktivitas pisik dan psikis.
Pembelajaran harus melibatkan aktivitas fisik dan aktivitas mental siswa secara bervariasi. Mulai dari mata, telinga, hidung, kulit, tangan sampai ke otak terlibat saat pembelajaran berlangsung. Indikasi keterlibatan semua aktivitas ini adalah konsentrasi dan pemusatan perhatian pada materi pelajaran yang dibahas.

2.Penggunaan metode pembelajaran.
Pembelajaran mengisyaratkan agar guru menggunakan berbagai metode (multimetode) dalam menyampaikan materi pelajaran. Barangkali, tidak satupun metode pembelajaran yang dianggap paling bagus atau paling tidak bagus. Metode pembelajaran apapun bisa digunakan asal sesuai dengan karakter materi pelajaran dan ketersediaan sarana belajar. Yang penting metode itu bisa melibatkan aktivitas fisik dan mental siswa secara optimal.

3.Berorientasi pada siswa.
Aktivitas guru di ruang kelas seyogyanya lebih dikurangi sehingga guru tidak lebih sibuk dari pada siswanya. Guru harus mampu menekan dirinya untuk mau memberikan waktu belajar kepada siswa sebanyak mungkin dalam pembelajaran. Strategi dan metode pembelajaran yang dipilih guru sangat menentukan terlaksananya hal ini.

4.Motivator pembelajaran.
Idealnya dalam pembelajaran, peran guru itu menjadi motivator, fasilitator dan pembimbing siswa dalam belajar. Guru harus mampu menjadi pembangkit semangat siswa untuk belajar. Pada dasarnya siswa memiliki potensi motivasi yang besar dalam dirinya. Motivasi tersebut bisa saja berasal dari dalam diri siswa dan bisa pula dari luar diri siswa. Inilah peran guru, bagaimana memfasilitasi dan membimbing siswa agar semua potensi itu dapat dikembangkan secara optimal melalui pembelajaran.

Sasaran utama segenap rangkaian kegiatan pembelajaran adalah hasil belajar siswa yang optimal sehingga menjadi milik siswa. Hasil belajar tersebut bermanfaat bagi siswa secara kognitif, afektif dan psikomotorik. Demikianlah beberapa strategi dasar mengajar yang perlu diperhatikan oleh calon guru maupun guru baru.

[2column]
[content]
Berkaitan dengan upaya standarisasi pendidikan nasional, Pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan sejumlah peraturan baru, diantaranya:
  1. Permendikbud No. 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah yang digunakan sebagai acuan utama pengembangan standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan,standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan. Dengan diberlakukanya    Peraturan Menteri ini, maka Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 54 Tahun 2013 Tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
  2. Permendikbud No. 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah  yang memuat tentang  Tingkat Kompetensi dan Kompetensi Inti sesuai dengan jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Kompetensi Inti meliputi sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan ketrampilan. Ruang lingkup materi yang spesifik untuk setiap mata pelajaran dirumuskan berdasarkan Tingkat Kompetensi dan Kompetensi Inti untuk mencapai kompetensi lulusan minimal pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Dengan diberlakukannya Peraturan Menteri ini, maka Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
  3. Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah yang merupakan kriteria mengenai pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan dasar dan satuan pendidikan dasar menengah untuk mencapai kompetensi lulusan. Dengan diberlakukanya    Peraturan Menteri ini, maka Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 65 Tahun 2013 Tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
  4. [/content] [content]
  5. Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan yang merupakan kriteria mengenai lingkup, tujuan, manfaat, prinsip, mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik yang digunakan sebagai dasar dalam penilaian hasil belajar peserta didik pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Dengan diberlakukannya Peraturan Menteri ini, maka Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 104 Tahun 2014 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Keempat peraturan menteri di atas tidak dapat dilepaskan dari adanya upaya revisi Kurikulum 2013 yang saat ini sedang diterapkan di beberapa sekolah sasaran. Dengan kata lain, keempat peraturan menteri di atas pada dasarnya merupakan landasan yuridis bagi penerapan kurikulum 2013 yang telah direvisi.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang keempat peraturan di atas, silahkan klik tautan tautan di bawah ini:
  1. Permendikbud No. 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan
  2. Permendikbud No. 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi
  3. Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses
  4. Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian
  5. Permendikbud No. 24 Tahun  2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar

Sumber: Ahmad Sudrajat

[/content][/2column]


Sumber: bsnp Indonesia

Dengan diberlakukan nya kurikulum 2013 di sekolah berimbas pada ujian akhir, yang sebelumnya hanya beberapa mata pelajaran yang diujikan secara praktik, sekarang semua mata pelajaran ada ujian prakteknya, termasuk mata pelajaran kategori afektif, seperti PPKn dan Akidah Akhlak.
Hari ini di MIN Singkawang diadakan ujian praktek Akidah Akhlak dan ppkn. 





Kali ini gurubelajar.online akan membagikan kumpulan template powerpoint bertema Ramadhan. Template ini sangat cocok bagi Anda yang akan menyampaikan materi pada bulan Ramadhan, baik pada acara kultum tarawih, pesantren kilat di sekolah, kajian-kajian Islami, maupun untuk membuat media pembelajaran Pendidikan Agama Islam, baik di madrasah maupun sekolah umum.

Template ini kami simpan di google drive dalam sebuah folder, sehingga Anda dapat dengan mudah mengunduh semua file template, tidak 1 per 1. Bagi Anda yang memerlukannya, silakan unduh pada link di bawah ini.
Terimakasih,dan semoga bermanfaat.
[alert title="Alert message" icon="info-circle"]
Silakan klik tombol Facebook/Twitter untuk membuka kuncinya
[/alert]
[lock]
[success title="Success message" icon="check-circle"]
Terimakasih atas partisipasi Anda, silakan klik tombol downloadnya
[/success]
Download Template
[/lock]

Berikut ini saya bagikan template powerpoint yang sangat cocok digunakan untuk media pembelajaran intraktif mata pelajaran Pendidikan Agama Islam,  baik di madrasah maupun sekolah umum. Penampakan backgroundnya seperti ini:


Untuk file templatenya silakan download pada link di bawah ini dengan mengklik tombol like fb atau pun tombol tweet.
Sekian dan semoga bermanfaat.

https://drive.google.com/open?id=1Yz0JYR_yQLsYlAeRyzD_jWVmJ_Lpnsx6
Bagikan melalui Facebook / Twitter untuk melihat Link Download

Sebagai guru kita dituntut untuk mampu membuat media pembelajaran  yang asik dan menarik, sehingga peserta didik tidak merasa bosan. Salah satu media pembelajaran yang mudah dikuasai adalah media berbasis microsoft power point. Dan untuk membuat lebih menarik presentasi atau media pembelajaran kita salah satunya menggunakan animasi, yaitu animasi menulis tangan atau handwriting.

Bagaimana cara membuat animasi tulis tangan di powerpoint?

Pertama
Persiapkan background presentasi Anda dan gambar pensil atau tangan memegang pensil berekstensi png dengan background transparan. Anda dapat mencarinya di google.

Kedua
Buka powerpoint Anda, tentukan backgroundnya, dan ketiklah apa yang ingin Anda tuliskan seperti biasa. Kemudian format fontnya menggunakan font handwriting, seperti Lucida Handwriting atau sejenisnya yang lain.

Ketiga
Klik tulisan yang akan dianimasi. Misal pada gambar di atas saya akan menganimasi tulisan Assalamualaikum nya.
Klik menu Add Animation. 
Pilih efek Brush Color.
Brush Color memberikan efek mengganti warna dari warna semula ke warna lain sesuai pengaturan.















Kemudian pada Animation Pane, klik segitiga kecil pada tulisan Rectangle 3 (Tulisan Assalamu'alaikum tadi) dan klik Efect Option untuk mengatur efeknya.


Pada tab Effect seperti di samping, pilih warna sesuai selera Anda.










Pada tab Timing (Waktu) pilih 3 seconds (Slow), maksudnya waktu pemutaran selama 3 detik. Agar tidak terlalu cepat.
Pada kolom Start pilih On Click,  maksudnya efek akan bekrja pada saat ada gerakan klik mouse Anda.







Pembuatan efek tulisan sudah selesai dan sudah jadi. Silahkan Anda tes dengan mengklik gambar layar infocus untuk mencoba tayangannya seperti apa. Jika sudah sesuai, mari kita lanjutkan membuat efek menulis.

Animasi Menulis

Klik gambar tangan/pen/pensilnya
Klik menu Add Animation
Scroll/tarik ke bawah pada pilihan efek,dan pilih efek Custom Path
Kemudian arahkan kursor pada tulisan yang akan dianimasi, tekan dan tahan bagian kiri mouse, lalu geser-geser mengikuti arah dan bentuk tulisannya.
Selanjutnya atur animasinya, waktunya seperti pada pengaturan efek ganti warna tulisan di atas. Waktu/timingnya juga harus diatur 3 detik/seconds supaya sama antara gerakan pensil dengan pergantian warna tulisan. Supaya waktu animasinya sama, maka pada bagian START, pilih WITH PREVIOUS, maksudnya bersamaan dengan pergantian warna pada tulisan.

Lakukan hal yang sama pada tulisan - tulisan lain yang ingin Anda animasikan seperti itu.
Memang sedikit memerlukan kesabaran dan ketelatenan, apalagi kalau tulisan yang akan dianimasi banyak. Tapi Insya Allah akan membawa efek positif pada kegiatan belajar megajar di kelas. Sehingga peseta didik akan fokus pada gambar tangan/pen/pensil yang seolah-olah menulis dan pastinya mereka akan membaca tulisannya dalam hati, mengikuti gerakan animasi tersebut.

Selamat mencoba!
Semoga bermanfaat. Terimakasih telah membaca titorial ini.






Sebentar lagi kita akan menghadapi penilaian akhir tahun (PAT) atau biasa disebut ulangan kenaikan kelas (UKK). Nah, setelah ulangan dan kita mendapatkan nilai siswanya, kita bisa dengan mudah menampilkan siswa yang mendapat rangking 1, 2,atau 3. Atau kita bisa menampilkan 5 atau 10 siswa yang mendapat nilai tertinggi maupun terendah.

Bagaimana caranya?

Mudah! Buatlah daftar nilai di excel seperti biasanya. Terdiri dari beberapa kolom seperti ini
Gambar di samping sekedar contoh, Anda bisa membuatnya sesuai selera dan kondisi di sekolah Anda. Atau Anda bisa juga menggunakan Daftar Nilai yang pernah Anda buat sebelumnya.
Setelah kita membuat daftar nilainya,selanjutnya adalah melakukan langkah-langkah berikut untuk menampilkan siswa yang mendapatkan rangking.
  1. Sorot kolom nama siswa dari baris siswa pertama sampai akhir;
  2. Klik tab Formula
  3. Klik menu Define Nama
  4. Pada kolom Name, ketik Siswa
Setelah selesai langkah-langkah di atas, kita tinggal membuat daftar siswa yang memperoleh nilai tertinggi atau pun terendah,misal seperti ini:

Untuk bahan pembelajaran dan pengembangan,silakan unduh filenya di sini.
Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Selamat berjumpa kembali

Kali ini saya akan membagikan cara mudah membuat kalimat deskripsi komptensi pengetahuan dan keterampilan. Hal ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya, yaitu cara mudah menentukan predikat nilai. Dan kita masih menggunakan file latihan dalam postingan tersebut, karena masih ada sangkut pautnya. Jika Anda belum memiliki filenya, silakan unduh di sini.

Baiklah kita lanjutkan. Pertama kita akan membuat deskripsi nilai kompetensi Pengetahuan.
Dalam petunjuk teknis penilaian untuk Sekolah Dasar edisi revisi 2016 dari kemendikbud halaman 57 disebutkan bahwa: 
Deskripsi ditulis berdasarkan capaian nilai tertinggi dan terendah dari capaian KD. Kalimat pada deskripsi rapor ditulis berdasarkan hasil analisis KD berupa kata kunci.
Sebagai bahan belajar, kita buka file yang sudah diunduh tadi di atas, dan kita buat data dummy alias abal-abal sekedar untuk bahan pembelajaran,  kira-kira menjadi seperti ini
dummy data nilai
Untuk memudahkan dalam penulisan rumus agar tidak bolak balik menyorot sel referensi, sorot baris dan kolom yang berisi kompetensi dasar. yaitu sel H8:L8. Klik tab Formula, klik Define New Name, dan berinama Kompetensi.
Define Name Kompetensi
Sebelum  kita lanjutkan pembuatan deskripsi perlu kita ingat kembali bahwa deskripsi diambil dari kompetensi yang nilainya tertinggi dan terendah. Dan juga harus mengikuti rambu-rambunya sebagaimana tertulis dalam petunjuk teknis halaman 87, yaitu:
Deskripsi pengetahuan dan keterampilan ditulis dengan kalimat positif sesuai dengan capaian KD tertinggi atau terendah dari masing-masing muatan pelajaran yang diperoleh peserta didik. Deskripsi berisi pengetahuan dan keterampilan yang sangat baik/dan atau baik yang dikuasai dan penguasaannya belum optimal. Apabila nilai capaian KD muatan pelajaran yang diperoleh dari suatu muatan pelajaran sama, kolom deskripsi ditulis sesuai dengan capaian untuk semua KD;
Jadi sebelum menulis deskripsinya,kita harus mencari dahulu kompetensi dengan nilai tertinggi dan terendah sebagai bahan deskripsi.
Untuk lebih jelasnya, silahan unduh file latihanya di sini
Silakan dibuka filenya dan dipelajari, jika ada pertanyaan,  silakan sampaikan pada kolomkomentar, baik komentar blogger maupun komentar facebook.
Terimakasih dan semoga bermanfaat


Dalam kurikulum 2013 kita diharuskan membuat predikat nilai dan deskripsi capaian kompetensi peserta didik. Membuat predikat tentunya bukan hal sulit, apalagi kalau kita membuatnya di Excel. Di sini saya akan mengajak Anda mencoba membuatnya. Mari kita lakukan langkah berikut:
  1. Buka Excel Anda seperti biasa
  2. Masukkan kata KKM dan nilai KKM di sebelahnya, misal pada A1 diketik KKM, dan pada sel B1 diketik nilai kkmnya, misal: 70
  3. Kemudian kita cari dahulu rentang intervalnya dengan rumus 100-kkm/3. jadi 100-70=30 kemudian dibagi 3, hasilnya 10. jadi panjang interval antar predikat adalah 10.
  4. Contoh rentang predikat

    Rumus Interval Nilai
  5. Kemudian pada sel A3 kita ketik Rentang, dan pada sel C3 kita ketik Predikat
  6. pada sel A4 kita ketik 0, sel A5 kita masukkan kkmnya, yaitu 70, A6 kita ketikkan =A5+B2 yang artinya kkm + 10 (interval), pada sel A7 kita ketik =A6+B2
  7. Pada sel B4 kita ketik = A5-1, kemudian sorot sel B4 sampai B6, tekan tombol Ctrl + D pada keyboard untuk mengcopy formula tersebut ke bawah.
  8. Pada sel B7 kita isi dengan 100
  9. Pada sel C4 sampai C7 kita ketik predikatnya dimulai dari yang terendah, yaitu D,C,B dan A
  10. Jadinya seperti ini: 
    10. Sorot sel A4 sampai A7, lalu klik menu formula, klik Define Name, dan beri nama Rentang, klik OK
    11. Sorot sel C4 sampai C7, klik Define Name dan berinama dengan Predikat
    Sampai di sini kita sudah selesai membuat acuan predikatnya.
Langkah berikutnya adalah mengaplikasikan acuan tersebut pada nilai peserta didik kita.
Misalkan data nilai peserta didik kita ada pada sel A10 sampai D 19, dan kolom predikat ada pada kolom D, baris pertama nilai siswa ada pada sel C10.
Maka pada kolom D10 kita ketikkan =LOOKUP(C10,Rentang,Predikat)
Di mana:
C10 adalah nilai yang akan diberi predikat
Rentang adalah sel A4:A7 dan Predikat adalah sel C4:C7
Kemudian sorot kembali sel D10 sampai D19 (kolom predikat) dan tekan tombol keyboard Ctrl + D untuk mengcopy rumusnya ke bawah seperti ini.
Dan hasilnya seperti ini
Bagaimana? Mudah bukan? Mudah! Mungkin yang bikin susah penjelasan saya yang kurang jelas.
Untuk lebih mudahnya Anda bisa mengunduh file latihan di bawah ini dan dibuka-buka serta dipelajari rumusnya.
Unduh filenya di sini
Jika masih ada yang kurang dipahami, Anda bisa meninggalkan komentar di bawah.
Terimakasih dan semoga bermanfaat.







SUASANA UJIAN DI HARI PERTAMA

Klik gambar untuk melihat dalam ukuran besar









Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Hal ini dilakukan dengan pertimbangan dalam rangka meningkatkan daya guna dan hasil guna serta kesejahteraan pegawai negeri sipil (PNS), pemerintah memandang perlu menaikkan gaji pokok pegawai negeri sipil.

Dalam PP itu disebutkan, mengubah lampiran II Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2015.

"Ketentuan sebagaimana dimaksud mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2019," bunyi Pasal 1 ayat (2) PP ini seperti dikutip detikFinance, Sabtu (16/3/2019).

Baca juga: Resmi, Jokowi Akhirnya Naikkan Gaji PNS

Dalam lampiran PP ini disebutkan, gaji terendah PNS (golongan I/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp 1.560.800 (sebelumnya Rp 1.486.500). Sementara gaji tertinggi PNS (golongan IV/2 masa kerja lebih 30 tahun) menjadi Rp 5.901.200 (sebelumnya Rp 5.620.300).

Untuk PNS golongan II (II/a masa kerja 0 tahun), kini gaji terendah menjadi Rp 2.022.200 (sebelumnya Rp 1.926.000), tertinggi (II/d masa kerja 33 tahun) menjadi Rp 3.820.000 (sebelumnya Rp 3.638.200.

Golongan III (III/a masa kerja 0 tahun), kini gaji terendah menjadi Rp 2.579.400 (sebelumnya Rp 2.456.700), tertinggi (III/d masa kerja 32 tahun) menjadi Rp 4.797.000 (sebelumnya Rp 4.568.000).

Sedangkan gaji PNS golongan IV terendah (IV/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp 3.044.300 (sebelumnya Rp 2.899.500), dan tertinggi (IV/e masa kerja 32 tahun) menjadi Rp 5.901.200 (sebelumnya Rp 5.620.300).

"Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan," bunyi Pasal II Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2019 tersebut.

Berikut ini tabel besaran gaji untuk PNS:

Ujian Akhir Madrasah tingkat Madrasah Ibtidaiyah wilayah Kalimantan Barat di mulai hari ini, tanggal 4 April 2019 sampai dengan tanggal 6 April 2019.
Peserta ujian dari MIN Singkawang terdiri atas 50 orang peserta yang terbagi ke dalam 3 ruang ujian. Sedangkan pengawasan dilakukan secara silang murni antar madrasah se Kota Singkawang.

Semoga diberikan kemudahan dalam mengerjakan soal-soal ujian dan memperoleh hasil yang memuaskan sebagai hasil dari segala usaha yang telah dilakukan selama ini.
















MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget